PRESS RELEASE Mahasiswa Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) UNS Mendampingi Kegiatan Perkemahan Bantara SMK Bhinneka Karya Surakarta 2025

Surakarta, 19 November 2025 — SMK Bhinneka Karya Surakarta kembali menyelenggarakan kegiatan Perkemahan Bantara sebagai bagian dari pembinaan karakter serta penguatan kompetensi kepramukaan bagi peserta didik. Kegiatan yang berlangsung pada 17–18 Oktober 2025 ini diikuti oleh 17 siswa calon Penegak Bantara dan menjadi rangkaian penting sebelum prosesi pelantikan resmi. Tahun ini, kegiatan juga melibatkan mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Universitas Sebelas Maret (UNS) https://uns.ac.id/ yang turut berperan dalam proses penilaian dan kelancaran acara. 
  
Membangun Karakter melalui Long March
Perkemahan tahun ini diawali dengan kegiatan long march yang menjadi inti rangkaian dalam pengembangan keterampilan peserta. Long march dimulai dari halaman SMK Bhinneka Karya Surakarta, kemudian berlanjut melalui beberapa pos penilaian yang telah disiapkan sepanjang rute menuju Desa Brujul, Jaten, Karanganyar. Selama perjalanan, para peserta melewati pos-pos penilaian untuk melengkapi Syarat Kecakapan Umum (SKU) Pramuka Penegak Bantara. Setiap pos menekankan aspek-aspek fundamental yang harus dikuasai oleh seorang Penegak, mulai dari pengetahuan dasar kepramukaan, pertolongan pertama, hingga kecakapan kewarganegaraan. Pembina Pramuka SMK Bhinneka Karya Surakarta menyampaikan bahwa tujuan utama long march adalah untuk meningkatkan ketahanan fisik dan keterampilan peta pita para calon Bantara. “Jadi, (peta pita) merupakan pembelajaran yang harus digunakan dalam kepramukaan,” ujarnya. Selama menempuh rute, peserta menunjukkan antusiasme dan kegigihan. Mereka berjalan berkelompok, saling mendukung, dan memastikan setiap anggota dapat mencapai pos berikutnya bersama-sama. Nilai-nilai kerja sama dan kepedulian menjadi bagian penting yang tecermin sepanjang perjalanan. 

Pengujian di Pos-Pos SKU 
Beberapa pos yang disiapkan panitia berfungsi sebagai titik penilaian menyeluruh untuk mengevaluasi kemampuan peserta. Di setiap pos, siswa harus menyelesaikan tugas yang berkaitan dengan materi SKU, seperti: 

 • Penguasaan materi keagamaan 
 • Pengelolaan kegiatan Ambalan 
 • Pemahaman isi AD/ART Gerakan Pramuka 
 • Pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari 
 • Keterampilan baris-berbaris dan kepemimpinan kelompok 

Pada tahap ini, mahasiswa PLP UNS  https://uns.ac.id/ turut mendampingi pembina dan Dewan Ambalan dalam memberikan instruksi teknis, membantu pengecekan administrasi penilaian, serta mengamati sikap disiplin dan kerjasama kelompok peserta. Peran kolaboratif ini memberikan tambahan tenaga dan memastikan proses penilaian berjalan tertib serta objektif. Penyelesaian Rute dan Tiba di Desa Brujul Setelah menempuh perjalanan panjang, rombongan akhirnya tiba di Desa Brujul, Jaten, Karanganyar sebagai titik akhir long march. Suasana desa yang asri menjadi latar kegiatan berkemah dan penilaian lanjutan. Sesampainya di lokasi, peserta melakukan orientasi area, dan mengikuti pengarahan malam dari pembina. Kegiatan perkemahan di desa Brujul juga menjadi wadah bagi peserta untuk menunjukkan kemandirian. Mereka mengatur perlengkapan pribadi dan menjalin kebersamaan, menunjukkan kesiapan mereka untuk memasuki tahap selanjutnya sebagai Bantara. 

Pengambilan Badge Bantara 
Puncak kegiatan Perkemahan Bantara ini adalah kegiatan pengambilan badge yang menjadi salah satu syarat pelantikan calon Penegak Bantara. Hal ini dilaksanakan pada malam dan pagi hari dengan beberapa tantangan yang mengutamakan nilai-nilai kepramukaan.


Kegiatan Perkemahan Bantara tahun 2025 ini diharapkan dapat memperkuat karakter peserta didik SMK Bhinneka Karya Surakarta. Melalui pengalaman lapangan, siswa dilatih untuk menghadapi tantangan nyata, mengambil keputusan dengan tepat, dan membangun komunikasi yang efektif. Pihak sekolah menilai kegiatan ini sebagai sarana strategis dalam mewujudkan profil lulusan yang mandiri dan disiplin berlandaskan keimanan dan ketakwaan. disiplin, serta memiliki jiwa kepemimpinan. “(Keterampilan mandiri dan disiplin berlandaskan keimanan dan ketakwaan) perlu kita tanamkan karena dalam Pramuka merupakan pembelajaran pembinaan karakter,” ungkap pembina Pramuka dalam pernyataannya. Perkemahan Bantara 2025 SMK Bhinneka Karya Surakarta berjalan lancar dan penuh makna. Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari long march, pemenuhan SKU, hingga pengambilan badge, menjadi pengalaman penting bagi 17 peserta calon Penegak Bantara. Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan pencapaian formal, tetapi juga membentuk karakter yang diharapkan menjadi bekal bagi siswa dalam perjalanan mereka selanjutnya. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan tumbuh generasi muda yang siap berkontribusi secara positif, berani mengambil peran, serta menjunjung tinggi nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari. SMK Bhinneka Karya Surakarta berkomitmen untuk terus memberikan wadah pembinaan yang berorientasi pada pengembangan diri dan tanggung jawab sosial bagi seluruh peserta didik.

Komentar

Postingan Populer